campuran-gomars
solo punya: MARAKNYA PERAMPOKAN DITOKO EMAS PEDAGANG RESAH

Minggu, 26 Februari 2012

MARAKNYA PERAMPOKAN DITOKO EMAS PEDAGANG RESAH

MARAKNYA PERAMPOKAN DITOKO EMAS PEDAGANG RESAH
Jakarta - Kejadian perampokan 4 toko emas di Ciputat, Tangsel beberapa waktu lalu membawa dampak negatif bagi para pedagang emas lainnya. Mereka mengaku was-was tokonya juga disatroni perampok, terlebih tenaga keamanaan khususnya di pasar tradisonal sangat lah minim.

Hal ini diakui Yohanes, penjaga Toko Mas Mulia di pasar tradisional Mampang, Jakarta Selatan. "Kita was-was, apalagi di pasar tradisional beda dengan yang segmen menengah dan atas," katanya, Minggu (26/2/2012).

Ia mengaku, pasar Mampang sangat rawan tindak kejahatan. Tenaga keamanan di pasar Mampang hanya satu orang. "Di Mampang, Satpamnya kurang, cuma satu hingga nggak terjamin keamanan kita," tambahnya.

Pekan ini, seperti dikabarkan sebelumnya Toko Emas 24 Sinar Abadi, dan Subur Jaya, di Ciputat dirampok. Pelaku bahkan menggunakan senjata api dan datang bergerombol, sekitar tujuh orang. Belum diketahui jumlah kerugian akibat kejadian ini.

Sebulan sebelumnya, tepatnya 28 Januari 2012, kejadian yang sama menimpa Toko Mas Pasar Dinoyo, Mojokerto. Perampok juga melepaskan sejumlah tembakan saat menjalankan aksinya. Perampok ini berhasil membawa sebuah kotak yang sebelumnya diduga berisi perhiasan milik toko emas Sahabat.

BBM Akan Naik, Pemilik Toko Mas Khawatir Transaksi Makin Sepi

Edy, pemilik Toko Mas Mawar di pasar tradisional Mampang, Jakarta juga mengaku diselimuti kekhawatiran penurunan transaksi dengan rencana kenaikan BBM pada April mendatang.

Dalam dua dulan ini, transaksi jual beli emas di tokonya terbilang minim. Harga emas pun masih stabil pada kisaran Rp 480 ribu per gram (24 karat).

"Sekarang sudah sepi. Apalagi dengan BBM yang naik nanti. Penjualan juga akan turun," kata Edy.

Edy mengaku kini sulit memprediksi transaksi harian tokonya. Tren jual dan beli emas masyarakat kini sulit ditebak.

"Sekarang nggak kayak dulu. Kalau ajaran baru banyak orang jual emas, dan kalau Lebaran banyak yang beli," timpalnya.

MARAKNYA PERAMPOKAN DITOKO EMAS PEDAGANG RESAH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar